Pages

26 Agustus 2011

|| EDISI LARAS (banget) ||

5 Comments

Pernah merasakan dilema diantara kejujuran, kebenaran, sahabat, keluarga, dan pacar? Aku baru saja mengalaminya..

Ceritanya begini..,
Kemarin malam, Kamis 25 Agustus 2011, jam delapan lebih -hampir setengah sembilan tet-, aku yang lagi asyik nyari inspirasi buat bahan latihan nulis, dari luar rumah tiba-tiba ada yang manggil aku, "Laraaaas.. Laraaaas!!", sontak dengan setengah kaget aku keluar rumah dan mendapati kedua teman lamaku di depan rumah. Masih dalam keadaan linglung, mereka tiba-tiba ngajak aku keluar. Aku yang masih loading dan gak ngeh sekaligus seneng bisa ketemu teman-teman lama plus ketambahan kemasukan setan apa, akhirnya aku manut omongan temanku. Aku ganti baju, bawa duit, dan goooo... kita langsung tancap gas. Dalam perjalanan aku masih bingung mau dibawa kemana. Tetap berpikiran positif ajalah, pikirku waktu itu. Sempet sih mereka bilang mau karaokean, tapi gak bilang mau dimana, dan aku pikir seperti tempat karaokean keluarga gitu, dan ternyata..

Taraaa, aku salah besar!! Aku dibawa oleh kedua temanku ke sebuah tempat karaokean yang logonya seperti salah satu merk minuman keras (you know laaaah). Aku langsung drop. Gimana gak drop sih ya Allah, tempat itu sudah terkenal dengan 'yang gimana-gimana gitu'. Denger-denger cerita pernah digerebek polisi juga tempatnya. Oh ya Allah, aku makin drop dan gak ada semangat buat seneng-seneng, ketika aku masuk ruangan pertama. Ya Allah, billiard *pengen ngabur sumpeeeeh*.

Aku yang sama sekali nggak terbiasa dengan keadaan seperti itu langsung minder dan merasa seperti orang asing. Please deh ceman-ceman, kenapa kalian ngajak aku kesini sih? Dalam hati aku cuma berharap aku baik-baik saja dan berharap malam jangan larut dulu.

Kedua temanku langsung ngajak aku ke lantai 4. Okeh kami naik lift. Dan begitu nyampai, mereka semua jalan ke tempat pembayaran, sang penguasa di tempat pembayaran itu bilang, "Minimal disini 2 jam mbak," . Sedetik itu juga, feelingku sama sekali gak enak. Glek!

Kami masuk salah satu 'kamar' dengan diantar mbak-mbak pelayannya. Temanku yang langsung masukin lagu-lagu ke daftar playlist, aku masih bingung sendiri dengan pikiranku. Mana orang yang di Trenggalek (baca:pacar) sms berkali-kali ke hape. Aku sudah janji sama dia untuk nemeni dia sms-an setelah dia pulang dari buka bersama dengan teman-teman SMA-nya., Tapi ya aku mana tahu kalau kedua temanku ini tiba-tiba datang? Perasaanku semakin gak enak ketika aku mengabari masku kalau aku lagi di tempat karaokean bersama teman-teman. Dia langsung bisa sms beberapa sms dalam waktu sedetik. Ini menandakan kalau dia lagi esmosi, marah, badmood, atau lagi khawatir. Dengan pikiran yang menyabang, aku pun masih dengan sabar meladeni sms-nya.

Aku berusaha tetap enjoy dengan teman-temanku. Tapi itu semua makin sia ketika aku mengabari mbakku di rumah. Memang sih orang rumah gak marah, tetapi mereka semua mengkhawatirkanku. Ketambahan lagi mbak sms dengan kata-kata yang berimbuhan dengan 'Dek, bapak dhawuh.....', aduh ya Allah, kalau saja aku bisa menghilang dalam waktu itu juga.

Ya sudah dapat ditebak ending ceritanya ketika aku sampai di rumah. Si mas telpon aku hingga jam 12 lebih. Memang nggak kena marah orang rumah, tapi si mas langsung memarahiku (padahal selama ini mas gak pernah memarahiku seperti kemarin malem *hiks*). Dalam larut malam dan setengah diintip adik nonton tipi, aku sesenggukan dibalik bantal.

Ya Allah, susahnya menolak tawaran orang dalam keadaan sempit seperti kemarin. Mana buat karaokean aku urun duit 20 ribu lagi. Ya Allah..

5 komentar:

Sang Cerpenis bercerita 26 Agustus 2011 12.40

dia marah karena dia sayang kamu...lho

Antaresa 26 Agustus 2011 13.41

iya, marah karena khawatir kamu kenapa-napa

Yudi Darmawan 26 Agustus 2011 19.39

ya wajar lah kena marah mbak laras,
anak cewe kok pulangnya larut,

tapi pengalaman karaokean yang fantastis tuh mbak..

Syafitri Wahyuningtyas 27 Agustus 2011 20.23

ebuset lah kammu siih ga tanya2 dulu. pasrahan ih orangnya lol

soulful^^~ 28 Agustus 2011 10.57

@fitri: aduuuh, fit, kamu gak tahu sih. aku nggak enak sama teman2 ku yg uda dtg jauh2. masa mau nolak sih?? :(

Posting Komentar