Pages

20 April 2011

Didedikasikan untuk pelukan labuhku di Surabaya

6 Comments

Suatu hari diujung malam,
Sedang sendiri menikmati sepinya malam bersama ribuan bintang..
Dibalik dinding kamar ini aku berusaha menuliskan sesuatu yang aku rasa
Walaupun pekat dan lekat, aku berusaha untuk membagikannya
Yang aku tahu, jika semuanya sudah diungkapkan, akan menjadi lebih ringan dan mudah
Dan aku percaya akan prinsip itu meskipun aku harus meniti itu semua lewat tulisan…

Sekumpulan rasa ini terus menempel pada otakku, jiwaku, dan ragaku
Ingin rasanya aku menjemput dan memeluk semua rencana yang terus menggeliat
Tapi masih jauh.. dan masih jauh
Lalu apa lagi yang aku pikirkan?
Tak ada pikiran hebat lagi selain menunggu
Berdoa mungkin pilihan lain untuk Tuhan segera mengganti hari ini menjadi hari itu
Selain itu, mungkin aku cuma bisa melukiskan rasa ini lewat tulisan
Tulisan bait demi bait untuk mengganti sekumpulan rasa ini agar tersampaikan
Walaupun lewat tulisan, aku yakin orang-orang itu memahamiku
Yaaa.. rindu,
Aku rindu dengan mereka
Orang-orang yang selalu setia menungguku pulang dengan  doa yang tiada henti-hentinya
Aku rindu mereka
Mereka adalah keluargaku,
Keluargaku yang tiada tergantikan :)

6 komentar:

Aulawi Ahmad 20 April 2011 10.32

semoga waktu itu kan datang tuk bertemu kembali :) nice expresion :)

daur ulang 20 April 2011 14.14

pasti ada waktunya...ta' usah kau risau.

Retno Novitha S 20 April 2011 17.55

kalo rindu bawaanya suka galau ya...
mudah`n cepet ketemu ya :)

Sang Cerpenis bercerita 21 April 2011 09.17

cara tukeran link. coba kamu dasbor. klik Rancangan, lalu klik tambah gadget. pilih daftar link. lalu kamu tinggalkan masukkan link teman2mu. copas aja link mereka.

soulful^^~ 21 April 2011 09.39

@ aulawi ahmad, daur ulang, retno: amin.. semoga waktu itu datang. hehe jd pengen segera liburan :)

@ mbak fani: eh, itu termasuk daftar bacaan itu ngga mbak?

Sang Cerpenis bercerita 28 April 2011 13.25

keluarga memang yg terbaik

Posting Komentar