Pages

22 Agustus 2012

My Wishful Wednesday

2 Comments

Assalamualaikuuuuuummmm. Selamat siang sahabat-sahabatku :) Alhamdulillah, aku ada waktu luang buat nulis lagi di tembok blog ini. Hihihi bukan maksud apa-apa sih, tapi kali ini aku mau nulis tentang GiveAway yang dikasih sama Book To Share (yang katanya) sering banget ngasih-ngasih buku gratis. Wuaaah, kalian tahu tidak? Aku begitu semangat banget lho begitu ada informasi soal ini, apalagi syaratnya mudah. Begitu tahu, aku langsung ngobrak-ngabrik daftar buku yang pengen aku beli tapi belum sempat keturutan. Buku itu adalaaaaaah...


Yup, kalian semua pasti sudah familiar sama cover buku diatas. Benar banget, Perahu Kertas. Entah mengapa aku sangat tertarik pengen baca novelnya ketimbang lihat filmnya yang saat ini lagi trending topics dimana-dimana.

Aku nggak bisa beli novel ini karena memang lagi gak ada duit hihi. Bukan maksud sok miskin atau apalah, tapi karena memang aku lagi gak ada duit. Mau minta orang tua buat beliin... otakku mikir berkali-kali buat hal itu. Jadinya, selain berharap menang GiveAway ini, aku juga berharap ada hujan uang yang turun di rumahku, hahaha *ngayal tingkat tinggi*. 

Oh ya, bagi teman-teman blogger lainnya yang ingin ikutan, ini dia beberapa persyaratannya:


  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

21 Agustus 2012

#NotedForMe

0 Comments

Suatu ketika, aku dan teman-temanku lagi ngobrol bareng. Entah apa yang lagi dibahas, tiba-tiba aku mengeluh soal hidungku yang pesek. Aku pun bilang sambil cengengesan,"Kenapa ya hidungku pesek banget gini.. Padahal mungkin kalau mancung aku kelihatan cantik". Temanku yang sering dipanggil teman-teman Iis nyeletuk, "Lho Ras, Allah punya rencana sendiri dari hidung pesekmu itu. Mungkin saja kalau Allah membuat hidungmu mancung, kamu nggak akan kelihatan cantik dan imut seperti sekarang.. Bisa saja gak pantas dengan porsi wajahmu..."

p.s : Syukuri dengan apa yang telah kamu punya. Karena itu semua telah direncanakan Tuhan dengan sebaik-baiknya, tanpa mengurangi kejelekannya sekalipun :)

10 Agustus 2012

Kado Terindah

4 Comments

Selamat malaaaaam, selamat melaksanakan ibadah puasa bagi kawan-kawan blogger yang beragama islam :D . Haaaaiii, apa kabar kalian semua? *senyum manis. Sudah lama banget aku gak nengok ke halaman dasbor atau halaman posting baru di blog ini, hampir 2 bulanan ya? Kalau saja ada perundang-undangan tentang nelat ngisi blog, pasti aku uda kena pasal berlapis-lapis dan di penjara lama hehehe. Maaf sebelum dan sesudahnya, emang lagi gak ada pikiran dan inspirasi buat ngisi ini blog. Kalau ngisi yang aneh-aneh dan gak guna, sama saja sampah ini blog *sok bijak, padahal nyari alasan biar gak digebukin masa*.


Nah, karena uda nemu sama apa yang mau ditulis, ini deh aku ceritakan. Kali ini aku mau membahas soal bersyukur. Bersyukur adalah suatu hal yang dilakukan untuk menghargai dan menikmati atas apa yang telah diberikan Tuhan kepadanya. Cara bersyukur pun macam-macam. Kalau umat islam sih, biasanya sering mengucapkan alhamdulillah untuk mewakili kata-kata syukur itu sendiri.

Untuk bersyukur sama apa yang telah diberikan Tuhan itu susah-susah gampang lho. Karena terkadang kita suka iri sama hak atau milik orang lain. Nah, setelah itu kita jadi lupa buat bersyukur.. Padahal bersyukur itu perlu. Yap, nggak perlu aja sih, tapi perlu banget. Kalau kita jadi lupa bersyukur, Tuhan akan menghentikan rejekiNya untuk kita.

Pengalaman lupa bersyukur itu sering aku alami. Salah satu kejadian adalah pada minggu-minggu kemarin. Kebetulan tanggal 7 Agustus kemarin adalah ulang tahunku. Entah mengapa mulai akhir Juli kemarin, aku merasa galau setengah mati. Setelah direka-reka, aku baru tahu kalau aku sedang galau sama ulang tahunku sendiri yang berharap dapat surprise dari orang tercinta (baca:pacar). Tapiii... karena merasa pacar adalah orang yang cuek dan persentase romantis pada dirinya hanya 45%, akhirnya aku urungkan  niat berimajinasi happy-happy pada tanggal 7 itu. Eh ternyata, pikiran yang semulanya aku cuekin itu terus-terusan ganggu. Malah akhirnya aku jadi suka banding-bandingin pacar dengan teman-teman cowokku yang bisa berkorban dan memberi surprise yang mengenang di hari ulang tahun pacarnya. Bisa ditebak, aku jadi badmood tiap hari mendekati tanggal 7 itu. Pacar pun ikut-ikutan bingung sama sikapku yang suka gonta-ganti mood gak jelas. Dan akhirnya, kita pun jadi berantem hanya gara-gara masalah sepele seperti ini. Sempat waktu itu terbesit pikiran untuk putus karena merasa aku nggak pantas buat dia yang serba sabar menghadapi aku. Tapi hal itu tidak pernah terjadi karena keesokan harinya dia yang mengalah dan bilang kalau dia gak mau putus sama aku. Kami akhirnya berdamai, nggak jadi putus, dan aku berniat gak mau bahas masalah ini lagi dan sama sekali gak mau berpikir berharap dapat kado istimewa darinya. Dari sini aku belajar 'setengah bersyukur', meskipun separuh hati berkecamuk nggak setuju.

Entah apa yang dipikirkan pacarku setelah pertengkaran itu, esoknya, tanggal 7 Agustus, si pacar tiba-tiba ikut aku ke Surabaya setelah urusanku di Malang beres. Aku kaget bukan main, karena sebelumnya pacar selalu punya seribu alasan untuk menghindari ajakanku ke Surabaya. Setengah nggak percaya, akhirnya keinginanku yang selama ini nggak pernah bisa terwujud dari pacar, terwujud juga! :D . Tentu, aku senang bukan main dan sampai-sampai ketika maghrib tinggal beberapa jam lagi, aku berat hati merelakan dia pulang ke Trenggalek. Hehehe.

Dari kejadian itu, aku merasa Tuhan memberikanku pelajaran luaaarrr biasa tentang bersyukur. Yap, aku harus bersyukur sama kekurangan dan kelebihan yang dimiliki pacarku. Apapun itu. Meskipun secuek-cueknya, dia pasti ingin membuat aku tersenyum, meskipun caranya nggak sama seperti yang aku inginkan :)

Oh iya, sebelumnya aku juga sempat merasa teman-teman terdekatku lupa lho sama ulang tahunku. Hehehe akibat kebanyakan mikir jelek dan kurang bersyukur :p. Tapi ternyata Tuhan ngasih jawaban dan pembelajaran atas semua pikiran jelekku.. Mereka semua inget! Yaaayyy~ :D . Dan senangnya lagi, kemarin aku dapat momen-momen spesial bareng sahabat-sahabatku sewaktu SD. Ini dia dokumentasinya, taraaa.




 Surprise-nya, setelah jalan-jalan dan nyambi buka bersama dengan mereka di Tunjungan Plaza Surabaya, habis makan di Pizza Hut, eh ternyata mereka memberiku kado yang lucuuuu.


Ada satu hal yang selalu buat aku senyum kalau lihat pemberian ketiga temanku ini. Lihat dan baca nih surat kecil yang mereka selipkan di pinggir bantal emoticon ini.


Kau tahu apa? Aku hafal banget siapa yang nulis ini. Siapa lagi kalau bukan sahabatku yang lengkeeeet banget sama aku, Rizka (yang memakai kemeja kotak-kotak biru). Model tulisan dan gaya bicara yang ia tuliskan itu, dari aku SD sampai sekarang tetap sama :D . Lucu yaa ;)

Oh iya, aku juga dapat kado spesial dari pacarku yang jauh-jauh dia beli dari Trenggalek (meskipun tulisan di tengah bonekanya ada tulisan "Sophie" hehehe). Dompet biru lucu. Sebagai penghargaannya, begitu dikasih, aku langsung melepas semua piranti dan isi yang ada di dompet lama dan memindahnya ke dompet yang baru ini hehehe.


Sudah ah, pamer-pamernya hihi. Pamer pengalaman baru dan pamer kebahagiaan bareng teman-teman plus Chandra. Jadi, penutup dari cerita ini adalah... Jangan berburuk sangka! Jangan iri sama kebahagiaan orang lain, karena Tuhan sudah menciptakan kebahagiaan yang sama juga pada kita. Daaaan jangan lupa untuk bersyukur :)

24 Juni 2012

In Love

3 Comments

Cinta,
Cinta itu pengorbanan yang seutuhnya..
Pengorbanan yang tanpa balas,
Pengorbanan tiada pamrih,
Pengorbanan yang kadang melelahkan
Seperti saat kamu harus mengocok dompetmu untuk hari berdua kita :)
*walau kamu harus berbohong

Cinta,
Cinta itu memberi,
Memberi dengan hati,
Memberi dengan ikhlas,
Memberi tanpa maksud,
Memberi dengan cinta..
Seperti saat kamu memberiku kucuran sayang yang tanpa balasan :)

Cinta,
Cinta itu menerima,
Menerima dengan lembut,
Menerima tanpa harapan,
Menerima dengan ikhlas,
Menerima apa adanya,
Menerima tanpa ada apa-apa..
Seperti kamu yang menerima dan mencintaiku dari kekuranganku :)

Cinta,
Cinta itu perjuangan,
Perjuangan menuju puncak,
Puncak harapan setinggi mimpi..
Mimpinya kita,
Harapannya kita,
Perjuangan abadi yang dicatat waktu,
Seperti kamu yang menggoncengku dari Soekarno Hatta - Rampal dengan sepeda kayuh laki-lakimu :)
*dan aku duduk di depan menyaksikan keringat deras di wajahmu..

Foto duduk-duduk di depan taman Balai Kota Malang setelah gonceng aku seharian :* 


Cinta,
Cinta adalah kamu..
Cinta adalah sejarah tentang kita,
Cinta adalah nyawa diantara kita,
Cinta adalah cerita tangga kehidupan kita,
Tentang kamu dan aku,
Tentang '1 tahun enam bulan 16 hari' kita..
Tentang tiga anak lelaki,
Tentang nonton bintang di sawah,
Tentang berbicara klasik dengan minum teh,
Tentang kehidupan di desa dengan tenteram,
Tentang kamu yang akan menyusahkanku dengan makanmu yang banyak,
Dan tentang kamu yang suka memijat badanku bila aku lelah..



Special dedicate to : Boy Chandra Ade Suryaniawan 

14 Mei 2012

Surat Dari Malang

2 Comments

aku rindu keluargaku...
keluargaku yang utuh,
keluargaku yang lengkap,
keluargaku yang penuh canda tawa,
dan keluarga yang saling mendukung dalam segala hal
keluarga yang solid,
keluarga yang kuat,
keluarga yang kokoh...

aku rindu keluargaku...
rindu ayahku,
rindu comelnya kakak perempuan angkatku,
rindu mbelingnya adik lelakiku
dan rindu hangatnya, guyubnya, dukungannya...

semoga kalian semua di ufuk mega timur sehat-sehat saja ya,
salam rindu sejuta rindu setriliun sayang dariku
maaf aku tidak bisa pulang untuk membawa kabar bahagia
aku masih stuck, yah, bu
aku belum bisa membawakan kebanggaan tahun ini
tunggu aku pulang dengan segepok keberhasilanku
aku sudah sangat merindukan senyum bahagia dari ayahku... :)






10 Mei 2012

Copas

3 Comments


Saya dapat ini dari teman kost yang iseng-iseng googling. Saya diberi tahu dan entah mengapa saya langsung memintanya untuk mengcopy dan memindahnya ke dalam flashdisk saya. Saya mau share ke teman-teman sesama penulis.. Membaca puisi dari sebagian cerpen ini, membuat saya jadi ingat ayah saya yang selalu bekerja keras untuk saya dan adik yang sebentar lagi mau kuliah. Jadi ingin menangis :') 

Ayah, aku ingin bicara…
Tiap hari kulihat kelelahan di kerut wajahmu
Semua hanya demi aku, anakmu
Ayah, aku ingin bicara…
Meski aku hanya diam, kau tahu apa yang kuingin
Semua kau penuhi dengan balutan kasihmu untukku
Ayah, aku ingin bicara…
Kurasakan begitu berat hatimu jauh meninggalkanku
Tiap jam kau menelponku
Meski kau tahu, tak kan bisa mendengar suaraku
Hanya ketukan jariku sebagai isyarat
Dan kau selalu mengakhiri dari ujung telepon dengan kata yang sama, “Alhamdulillah”
Ayah, aku ingin bicara…
Sepanjang hidup kau berharap dapat mendengar suaraku
Segala upaya kau lakukan
Kini aku hanya bisa mengusap nisanmu
Masih diam tanpa suara
Ayah, aku ingin bicara…
Sungguh aku ingin bicara
Andai aku bisa, aku hanya ingin bicara satu kalimat
Ya, satu kalimat saja
“Aku mencintaimu, ayah…”
Hanya itu yang ingin aku bicarakan padamu
Tapi hingga kini hanya hatiku yang mampu bicara
Belum dengan lisanku
Ayah, aku ingin bicara…
Dan semoga kau mendengarnya…


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/03/18690/ayah-aku-ingin-bicara/#ixzz1tc6tDUPT

5 April 2012

Simpulmu

2 Comments

simpul yang menarik
ditarik dari dua arah berlawanan
membentuk arti tanpa makna

aku rindu menyaksikan simpul itu,
simpul yang merekah diikuti gelakmu
simpul sederhana yang membuatku susah tidur
simpul yang mengecup kutum bibirku

kamu dan simpulmu..
aku ingin mengudarakan suaraku tuk bilang,
aku kangen kamu!
aku kangen senyum simpulmu!