Pages

1 Juni 2018

Cincin Nikah #NikahTanpaResepsi

0 Comments

Jujur gatel banget ingin cerita soal ini, haha. Sebenarnya tidak harus diceritakan karena pasti orang yang tidak sepaham dengan kami akan berkomentar negatif. Tetapi kembali lagi saya mau sharing mengenai prinsip kami. Prinsip kami sangat sederhana. Orang lain yang tidak sepaham dengan kami silahkan tidak suka, karena pendapat orang bisa berbeda-beda. Apalagi mengenai 'ini' yang sangat sensitif, hehe.


Flashback waktu mempersiapkan pernikahan. Waktu itu kami menyadari banget kebutuhan kedepan buanyaaaak dan kami merasa tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk pernikahan ini. Inti pernikahan itu apa sih? Untuk mencari ridho Allah berjalan bersama dengan pasangan halal kita, kan? Jadi kami singkirkan semua gengsi, semua ego. Kami jelaskan ke masing-masing keluarga dan saudara apa yang kami inginkan. Pernah suatu waktu mbak ipar menyarankan konsep pernikahan kami seperti adat jawa yang kental banget. Untungnya mamas menceritakan lagi konsep kami, menjelaskan rencana kami kedepan, sehingga mbak ipar paham dan tidak memaksakan konsepnya. Alhamdulillah, semua mengerti.

Jauh-jauh hari sebelum hari H, saya sudah searching sana-sini tentang cincin nikah. Lihat harganya langsung woooow lemes, haha. Emas memang mahal, apalagi dengan bahan platinum yang juga mengimbangi. Aku share ke mamas waktu itu dan menyadari budget kami kurang untuk itu. Kami tidak putus asa. Aku mentelengi instagram, media sosial lainnya cari info mana yang termurah dan terbagus. Dan akhirnya, aku nemu online shop yang menjual cincin couple dari bahan titanium. Apa itu titanium? Langsung deh aku cari-cari lagi informasi soal bahan itu. Wah boleh nih, batinku. Selain harganya murah, bahan ini lebih awet warnanya daripada perak. Mulai capture set cincin couple dan ngirim gambarnya ke mamas. Mamas juga suka. Akhirnya kami memutuskan untuk cincin nikah kami beli disitu.




Sempat mamas nanya, "Kamu gak apa-apa cincinnya titanium?". Aku menjawab, "Gak masalah mas. Yang penting bisa pakai cincin couple sama mas.". Karena eh karenaaa dulu semasa pacaran, mamasku ini gak pernah mau pakai barang couple sama aku. Pernah sekali aku paksa, tapi gak bertahan lama. Itu pasti karena mamas gak ikhlas pakainya deh, kayaknya, haha.

Soal cincin titanium ini harganya murah tapi gak murahan. Kami beli di online shop di instagram, namanya @ringcouple.promote. Harganya kalau tidak salah waktu itu Rp 140.000/couple. Cincinnya import dan 100% titanium. Sampai sekarang cincin kami masih awet, alhamdulillah. Warna juga belum berubah. Cincinku yang berwarna kuning seperti emas warnanya juga masih kuning bagus seperti emas. Cincin mamas juga warnanya putih bagus seperti platinum. Ya, meskipun begitu barangnya datang dan aku coba pakai, ternyata ukurannya kebesaran hahaha. Kekurangannya cincin titanium ini adalah ukurannya sudah ada. Jadi sebelum membeli, kami harus mengukur sendiri ukuran jari tangan kami menggunakan kertas potong lalu diukur panjangnya menggunakan penggaris. Karena jariku yang mini banget, ukuran yang paling kecil pun masih kebesaran hehe. Akhirnya cincin ini dipindah dari jari manis dipakai jari tengah. Inipun masih kebesaran juga hahaha.

Aku happy, mamas juga happy karena tidak perlu mengeluarkan budget sampai jutaan buat beli cincin nikah. Orang tua kami juga tidak protes soal cincin ini. Semua happy :)